DPRD Pesawaran Gelar Paripurna Istimewa, Nanda Indira Paparkan Visi Pesawaran CAKEP

BANDAR LAMPUNG

Pidato perdana Bupati Pesawaran Nanda Indira Dendi di rapat paripurna istimewa DPRD Pesawaran.
Onetime.id, Pesawaran – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat paripurna istimewa untuk menyambut sekaligus mendengarkan pidato perdana Bupati Pesawaran periode 2025–2030, Nanda Indira Bastian.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Achmad Rico Julian itu berlangsung di ruang rapat paripurna, Rabu, (27/8/2025).

Rapat ini menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ serta keputusan Badan Musyawarah DPRD Pesawaran pada 25 Agustus 2025.

“Paripurna hari ini istimewa karena menjadi momentum pertama bagi Bupati dan Wakil Bupati hadir di hadapan anggota dewan setelah resmi dilantik oleh Gubernur Lampung pagi tadi,” kata Rico.

(Ketua DPRD Pesawaran Rico Julian saat rapat paripurna pidato pertama Bupati Pesawaran Nanda Indira Dendi).
Ia menyampaikan selamat sekaligus berharap kepemimpinan baru dapat mewujudkan visi dan misi pembangunan Pesawaran.

Dalam pidato perdananya, Nanda Indira menegaskan amanah yang diterimanya bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali bukanlah hadiah, melainkan tanggung jawab besar.

“Kami berkomitmen bekerja lebih keras, melayani dengan hati, dan memastikan setiap janji politik diterjemahkan menjadi kerja nyata,” ujarnya.

Nanda kemudian memaparkan visi pembangunan yang dikemas dalam konsep Pesawaran CAKEP:

Cerdas: optimalisasi pendidikan dan kesehatan.

Aman: kehidupan yang kondusif dan nyaman.

Kreatif: pengelolaan sumber daya berbasis kearifan lokal serta pemberdayaan generasi muda.

Efektif: tata kelola pemerintahan yang cepat, tepat, transparan.

Produktif: mendorong kemandirian desa dan masyarakat.

Menurut Nanda, berbagai capaian pembangunan di era sebelumnya, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pertanian, harus dilanjutkan dan diperkuat.

Namun, ia mengakui tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari digitalisasi, perubahan iklim, hingga ketimpangan pertumbuhan ekonomi.

Bupati menyoroti angka pertumbuhan ekonomi Pesawaran yang baru mencapai 3,90 persen serta tingkat kemiskinan 11,86 persen, keduanya masih di bawah rata-rata Provinsi Lampung.

“Karena itu, sinergi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat mutlak diperlukan,” kata dia.

Visi “Pesawaran CAKEP” juga akan diselaraskan dengan program nasional Asta Cita Prabowo-Gibran serta Tiga Cita Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal–Jihan Nurlela, di antaranya makan siang gratis, penguatan ketahanan pangan, dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Menutup pidatonya, Nanda mengajak seluruh pihak mulai dari DPRD, pemerintah, swasta, hingga insan pers untuk bersatu dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

“Keberhasilan membangun Pesawaran tidak mungkin dilakukan hanya oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan dengan kerja sama erat semua pihak,” tuturnya.

Loading

Related posts

Leave a Comment